Ad Code

Responsive Advertisement

Kesiapan Mudik Lebaran 2021 Polda Jatim Bentuk 7 Rayon Penyekatan

Mudik Lebaran merupakan sebuah tradisi yang bisa dikatakan tidak bisa dihindari jika menjelang Hari Raya Idhul Fitri, terutama di negara negara islam seperti yang terjadi di Indonesia, Akan tetapi Mudik Lebaran 2021 ini berbeda dengan mudik lebaran di tahun tahun sebelumnya, mengingat sejak tahun 2020 kemarin indonesia masih masuk pada kondisi Pandemi Covid-19

Pada Tahun 2021 kali ini , mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual, Jumat (26/3/2021).

Sementara itu pihak kepolisian di Jawa Timur dalam hal ini , Polda Jawa Timur menyiapkan 7 rayon penyekatan dalam melaksanakan kebijakan pemerintah larangan mudik 2021. Salah satunya Pelabuhan ASDP Ketapang-Gilimanuk, yang merupakan pintu masuk pemudik dari Bali ke Jawa.

Hal tersebut  diungkap Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, saat kunjungan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Jumat (9/4/2021). Kebijakan penyekatan ini sudah dikoordinasikan dengan Polda Bali dan Jateng.

“Seluruh Jawa Timur akan dibagi menjadi 7 rayon. Titik rayon ini merupakan pintu masuk ke Jawa Timur,” Ujarnya.

Adapun sebanyak 7 Rayon yang ditentukan Polda Jatim selain Pelabuhan ASDP Ketapang – Gilimanuk, Banyuwangi, adalah perbatasan gerbang Tol Ngawi – Solo, perbatasan Ngawi Mantingan – Sragen, Perbatasan Tuban – Rembang, Perbatasan Bojonegoro – Cepu, Perbatasan Magetan – Karanganyar dan Perbatasan Pacitan Donorejo – Wonogiri.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Polda samping, yakni Polda Bali dan Polda Jateng, untuk larangan mudik. Namun untuk kendaraan logistik, masih tetap beroperasi.

“Sudah (koordinasi dengan Polda Bali dan Jateng). Tentu penyekatan ini agar penularan COVID-19 bisa ditekan. Minimal sama dengan angka saat ini. Tidak naik,” tambahnya.

HIngg pada kondisi Saat ini, kata Nico, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk penerapan kebijakan larangan mudik, yang bakal di gelar sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei mendatang.

“Terus kita lakukan sosialisasi untuk kebijakan larangan mudik. Kita optimalkan titik-titik penyekatan. Ya itu 7 rayon yang sudah kita bentuk,” pungkasnya.

Menurut informasi Sebelumnya, pemerintah secara resmi mengumumkan aturan mudik lebaran 2021. Aturan ini berlaku bagi seluruh masyarakat. Pengumuman soal larangan mudik ini diumumkan Menko PMK Muhadjir Effendy bulan lalu. Muhadjir menerangkan pelarangan mudik tahun ini agar program vaksinasi yang sedang berjalan bisa maksimal.



from Halo Dunia https://ift.tt/3d1XKoA https://ift.tt/eA8V8J
via IFTTT

Post a Comment

0 Comments

Close Menu