Ad Code

Responsive Advertisement

Bebe Si Gadis Cantik Yang Dikurung oleh Keluarganya di Kandang

Halodunia.net – Masih ingat gadis cantik yang dikurung keluarganya? Hanya pakai baju dari karung beras.

Kondisi gadis cantik ini memprihatinkan, padahal dulunya ia bercita-cita jadi model.

Seorang anak perempuan dikurung di kandang oleh keluarganya selama lebih dari lima tahun terakhir.

Mereka tinggal di di Provinsi Negros Occidental, Filipina.

Gadis itu dulu memiliki pekerjaan yang stabil dan bercita-cita menjadi model.

Namun, sebuah insiden yang terjadi lebih dari 6 tahun lalu menghancurkan segala impian gadis cantik ini.

Bebe, nama perempuan berusia 29 tahun, yang tinggal bersama keluarganya di Filipina, pernah memiliki pekerjaan tetap di toko lokal.

Dengan penampilan cantik dan perawakan jangkung, Bebe pernah berkeinginan menjadi model profesional.

Kisah Bebe, wanita yang terpaksa dikurung oleh keluarganya (eva.vn)

Namun, sebuah diagnosa dokter penyakit jiwa pada 2014 silam mengubah segalanya, dikutip eva.vn, Jumat (15/1/2021).

Gangguan kejiwaan menyebabkan Bebe berhalusinasi dan keluarganya memutuskan membawanya ke rumah sakit jiwa di Provinsi Negros Occidental.

Setelah lebih dari setahun dirawat di rumah sakit, kesehatan Bebe berangsur-angsur membaik dan para dokter optimistis gadis ini bisa sembuh.

Setelah itu, Bebe diizinkan pulang tetapi masih harus mengikuti tindak lanjut secara teratur dan penggunaan narkoba jangka panjang.

Namun pada 2015, ayah Bebe sakit parah.

Karena harus mengeluarkan uang untuk merawat ayahnya, keluarga tersebut tidak dapat lagi membayar biaya pengobatan untuk Bebe.

Dulunya, Bebe adalah gadis yang berpenampilan bak model dan memang bercita-cita menjadi model profesional.

Tanpa obat-obatan, episode psikotik dan halusinasi Bebe kembali muncul.

Glyzel Bullos, seorang teman keluarga, mengatakan ada kalanya Bebe menjadi begitu kejam sehingga keluarganya terpaksa menguncinya untuk memastikan keselamatan dirinya dan orang-orang di sekitarnya, mungkin mirip kebiasaan memasung di sejumlah daerah di Indonesia.

Glyzel mengenang: “Kadang-kadang Bebe melemparkan barang-barang ke lingkungan sekitar, atau berjalan keluar dan mulai naik bus. Suatu kali, keluarga harus mencarinya, tetapi lebih dari seminggu kemudian mereka melakukannya.”

Untuk mencegah Bebe berkeliaran, mencelakai dirinya sendiri, dan terutama mencelakai orang lain, keluarga tersebut terpaksa membangun kandang yang berukuran 5 meter persegi, lalu mengunci Bebe di dalamnya.

Setiap hari, kerabat memberikan makanan dan air kepada Bebe melalui kandang besi.

Bebe hampir tidak memakai apa-apa selain karung sobek.

Glyzel menjelaskan: “Dia menggigit bajunya sampai robek, jadi anggota keluarga itu harus membungkusnya dalam karung karena dia tidak suka menggigitnya. Mereka mengunci Bebe agar dia tidak terluka.”

Dalam klip yang direkam oleh reporter, Bebe sedang bersandar di batang besi, bergumam pada dirinya sendiri.

Ketika dia menyadari keberadaan kamera, dia segera berbalik, bergegas ke sudut dinding menghadap ke bawah, tidak ingin melihat siapa pun.

Saat ini, Glyzel meminta sumbangan untuk membantu keluarga miskin Bebe dan membawanya kembali ke rumah sakit untuk perawatan.

“Layanan medis sangat mahal, terutama rumah sakit jiwa swasta. Saya hanya berharap semua orang dapat membantu Bebe kembali ke jalannya,” kata Glyzel.



from Halo Dunia https://ift.tt/3a2SU8H https://ift.tt/eA8V8J
via IFTTT

Post a Comment

0 Comments

Close Menu